Senin, 04 Maret 2013

BAB III ANALISIS DAN PEMBAHASAN


BAB III
ANALISIS DAN PEMBAHASAN

III.1. Perdagangan Elektronik
Perdagangan elektronik atau e-dagang (bahasa Inggris: Electronic commerce, juga e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
E-dagang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.
Gambar III.1. Skema Perdagangan Elektronik (E-commerce)
III.2. Aplikasi E-commerce
            Terdapat tiga macam aplikasi e-commerce yang digunakan dalam e-bisnis yaitu internet bookshop, internet banking dan grocery supplies.
A.    Internet Bookshop
Suatu toko buku online mempunyai dua buah suplier yaitu pengecer buku online (organisasi/perusahaan) penjualan dan penerbit secara langsung.
B.     Grocerry Supplies
Saat ini kebutuhan sehari-hari baik pangan dan lain sebagainya dapat kita tulis dengan fasilitas home shopping. Suatu pemasok kebutuhan sehari-hari akan menggunakan jumlah database yang cukup besar sehingga masing-masing barang yang masuk dari suatu perusahaan dapat diakses ole para konsumen.
C.     Internet Banking
Sistem pembayaran online pada e-bisniss merupakan salah satu sistem alternatif dalam proses transaksi jual-beli. Sistem ini terdigitalisasi serta memudahkan konsumen dalam melakukan pembayaran melalui internet.
Keuntungan :
·         Biaya yang diperlukan jauh lebih murah dibandingkan dengan mobile banking dan branch banking
·         Undang-undang hukum menjamin keamanan pada internet banking
III.3. Peranan Web Dalam Berbisnis
Dalam melakukan bisnis dengan web berarti kita harus menyediakan web sendiri menjadi wadah dalam melakukan transaksi jual-belinya. Joomla merupakan salah satu pemograman web. Joomla Adalah CMS (Content Management System) berbasis Open Source yang dapat kita gunakan untuk membuat web site atau aplikasi internet lainnya. Secara default joomla lebih cocok untuk aplikasi web portal oleh karena itu untuk dapat mendukung aplikasi web e-commerce maka perlu ditambahkan komponen yaitu VirtueMart.
VirtuMart Adalah aplikasi shopping cart yang digunakan untuk melakukan transaksi penjualan elektronik menggunakan   internet.   VirtueMart   merupakan   sebuah  Component(plugin)   untuk  Content Management   System  (CMS)   yaitu   Joomla/Mambo   yang   digunakan   untuk   transaksi   e-commerce berskala kecil sampai menengah. Secara   umum   fitur   aplikasi   yang   disediak   oleh  VirtureMart   cukup   mendukung   untuk membangun   aplikasi   e-commerce   seperti   fitur   manajemen   profile   perusahaan,   katalog   barang, pembayaran, pengiriman dan pelaporan.

III.3.1. Faktor kunci sukses dalam e-commerce

Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:
  1. Menyediakan harga kompetitif
  2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
  3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
  4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
  5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
  6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
  7. Mempermudah kegiatan perdagangan
III.3.2. Aplikasi Bisnis
Adapun Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah:
  • E-mail dan Messaging
  • Content Management Systems
  • Dokumen, spreadsheet, database
  • Akunting dan sistem keuangan
  • Informasi pengiriman dan pemesanan
  • Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
  • Sistem pembayaran domestik dan internasional
  • Newsgroup
  • On-line Shopping
  • Conferencing
  • Online Banking/internet Banking
  • Product Digital/Non Digital
III.4. Peluang Bisnis Pemograman Web
Peluang bisnis pemrograman web saat ini sedang berkembang pesat. Apalagi dengan adanya software-software yang membuat pemrograman web menjadi lebih mudah seperti Microsoft Office FrontPage dan Adobe Dreamweaver. Selain itu, dengan banyaknya jenis dan macam CMS (Content Management System) yang disediakan untuk memudahkan orang awam membuat web dengan lebih mudah. Seperti contohnya untuk pembuatan web konfensional ada yang namanya Joomla, Drupal, Wordpress, dan AuraCMS dan masih banyak lagi. Untuk bagian marketing ada ZenCart dan Virtuemart. Kemudian untuk membuat web forum ada Simple Machine Forum (SMF), FluxBB, dan PHPBB. Bahkan, ada juga yan namanya CloudOS yang bisa digunakan sebagai sistem operasi berbasis web seperti EyeOS, jolieCloud, iCloud dan lain-lain. Dengan banyaknya kemudahan yang diberikan, maka semakin dipermudah pula orang-orang untuk berusaha membuat web yang baik dan menjualnya. Kita hanya perlu membuat web dan mempromosikan web tersebut kepada perusahaan-perusahaan ataupun personal yang tertarik dengan web kita. Kemudian, jika ada yang melakukan penawaran, kita melakukan bidding dengan penawar tersebut untuk mencapai harga yang disepakati bersama.
Pemrograman web tidak hanya digunakan untuk membuat web saja. Terkadang pemrograman web digunakan untuk membuat template web maupun blog yang bisa digunakan untuk menunjang popularitas programmer web tersebut. Hasilnya, tak jarang programmer menjual pula template-template tersebut dengan harga yang bisa dibilang tidak murah seperti yang ada di http://www.templatemonster.com/. Di sini, harga standar rata-rata template untuk web maupun blog adalah $US100 tanpa biaya instalasi template. Namun, jika ditambah biaya instalasi bisa berada di antara $US150 rata-rata. Berbeda lagi dengan unique price yang bisa berharga di atas $US1000 untuk 1 template.
Itulah sebabnya pemrograman web bisa menjadi peluang bisnis yang menggiurkan. Namun, dibutuhkan beberapa keahlian mendasar yang wajib untuk dimiliki oleh programmer web. Keahlian itu antara lain, penguasaan bahasa pemrograman, terutama bahasa pemrograman yang
biasa digunakan untk pemrograman web seperti PHP, HTML, XML, AJAX, CSS serta bahasa pemrograman lainnya serta penguasaan algoritma yang baik. Keahlian lain yang bisa menunjang adalah keahlian desain grafis. Kemudian keahlian untuk berbahasa Inggris, sebab bahasa Inggris adalah bahasa internasional, di mana para konsumen mempergunakannya untuk membeli produk kita. Selain itu, keahlian yang paling penting adalah meyakinkan pelanggan untuk mau menggunakan jasa kita dan membayar sesuai dengan apa yang kita kerjakan.
Inilah beberapa syarat untuk menjadi seorang Webmaster
1. Pelajari dan kuasai program-program web designer.
Menguasai program-program web designer merupakan kunci utama untuk menjadi web designer. Makin banyak anda menguasai, makin beragam jenis karya yang bisa anda hasilkan.
2. Masukan program-program pendukung bisnis ini ke komputer.
Misalkan dreamweaver, frontpage, NVU, photoshop, flash player, image ready, dsb. Anda tidak perlu bisa menguasai semua program secara mendetil, tapi setidaknya anda bisa memilih program yang paling cocok dengan selera.
3. Pelajari masalah script dan kode HTML.
Memahami kode HTML merupakan salah satu ilmu yang wajib dikuasai seorang web designer, karena sebagian besar kegiatan peluang bisnis ini pada akhirnya akan melibatkan keahlian tersebut.
4. Bakat seni.
Merupakan sesuatu yang tidak dimiliki oleh setiap web designer, bersyukurlah anda jika mempunyai kelebihan ini.
5. Lengkapi keahlian dengan ilmu-ilmu pendukung, misalnya SEO, dll.
Membuat website yang search engine frendly merupakan salah satu syarat yang diminati para marketer.
6. Pelajari Pemrograman Database
Website tidak akan bisa berjalan tanpa adanya database. Oleh karena itu, seorang webmaster harus menguasai database agar website bisa berjalan dengan baik dan tidak terjadi banyak crash ataupun bug dan juga untuk melindungi dari serangan hacker.
Kekurangan menjadi Webmaster

1. Sebagian besar waktu webmaster akan disibukkan dengan melakukan coding, editing, dan desain sepanjang hari karena seorang webmaster adalah juga seorang web design, web development, dan web animator, serta seorang database administrator.
2. Seorang webmaster jarang sekali mempunyai pekerjaan tetap atau menjadi seorang freelancer. Jadi, penghasilan yang didapatkan pun juga tidak stabil seperti pekerja-pekerja kantoran lain.
3. Mau tidak mau, seorang webmaster harus mempelajari banyak sekali bahasa pemrograman baik web maupun database agar bisa memenuhi keinginan pelanggan akan website.

Kelebihan menjadi Webmaster

1. Webmaster yang sudah terkenal akan keahliannya bisa dianggap mempunyai pekerjaan tetap. Sebab dia akan menerima banyak order dengan biaya yang tidak murah.
2. Webmaster tidak disibukkan oleh rutinitas yang biasanya membuat orang cepat bosan. Jadi, seorang webmaster hanya menerima pekerjaan menurut orderan.
3. Menjadi seorang webmaster tidak membutuhkan banyak “peralatan”. Minimal seorang webmaster mempunyai laptop/PC yang terhubung ke internet dan software yang mendukung untuk melakukan tugasnya sebagai seorang webmaster.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar